Text
ANALISIS KEPUTUSAN PENGGUNAAN DAN TINGKAT KEPUASAN PETANI PADI SAWAH TERHADAP PENGGUNAAN BENIH VARIETAS INPARI 32 DI KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU
Penelitian ini dibimbing oleh Prof. Dr. H. Detri Karya, SE, MA dan Assoc Prof. Dr. Ir. Marliati, M.Si. Padi merupakan salah satu dari komoditas pertanian pada subsektor tanaman pangan sebagai bahan pokok pangan Indonesia. Produksi beras di Indonesia pada umumnya diproduksi oleh petani kecil sehingga produksi beras tersebut perlu dioptimalkan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis: 1) Karakteristik petani dan profil usahatani padi sawah di Kabupaten Rokan Hulu, 2) Proses keputusan penggunaan benih varietas Inpari 32 di Kabupaten Rokan Hulu, 3) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan petani padi sawah dalam penggunaan benih varietas Inpari 32, 4) Tingkat kepuasan petani terhadap penggunaan benih varietas Inpari 32 di Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan jumlah sampel sebanyak 101 petani. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, analisis Regresi Logistik Biner dan analisis Importance Performance Analysis (IPA) dan Customers Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas petani usia produktif yaitu usia 40 - 51 tahun sebeser 52%, tingkat pendidikan petani adalah SMP/sederajat sebesar 41%, memiliki 3-4 orang anggota keluarga sebesar 53% dan pengalaman usahatani 18 22 tahun sebesar 26%. Rata-rata luas lahan yang dikelola sebesar 0,7 ha (44 %) dan milik sendiri. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani dalam penggunaan benih Inpari 32 adalah umur tanaman dan ketahanan terhadap penyakit. Produksi, rasa nasi, penyakit, ketahanan terhadap rebah, ketersediaan benih, harga beli benih, harga jual Gabah Kering Giling (GKG) dan Pemasaran hasil tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani dalam penggunaan benih varietas inpari 32. Tingkat kepuasan petani terhadap penggunaan benih Inpari 32 menggunakan analisis Importance Performance Analisis (IPA) menunjukkan bahwa atribut yang menjadi prioritas utama dalam meningkatkan kinerja adalah produkstifitas, produksi dan harga gabah. Atribut yang dipertahankan yaitu umur tanaman, efisiensi penggunaan pupuk, tahan hama dan penyakit, dukungan pemerintah serta pemasaran hasil. Hasil analisis CSI (Customer Satisfaction Index) menunjukkan bahwa tingkat kepuasan petani yang menggunakan Inpari 32 di Kabupaten Rokan Hulu berada pada level “Puas” yaitu dengan nilai CSI sebesar 72,32 %.
No other version available