Text
PENGARUH VIRAL MARKETING DAN FEAR OF MISSING OUT (FoMO) TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN JASA PADA SELF PHOTO STUDIO ANXIETIVE KOTA PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Viral Marketing dan Fear of Missing Out (FoMO) terhadap keputusan penggunaan jasa pada self photo studio Anxietive kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, penyebaran angket (kuesioner), dokumentasi serta studi kepustakaan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS dengan melakukan beberapa uji, antara lain: uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas), uji regresi linear berganda, uji T, uji F, hingga uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Viral Marketing dan Fear of Missing Out (FoMO) berpengaruh simultan terhadap keputusan penggunaan jasa. Selanjutnya pada nilai koefisien determinasi (R Square) menunjukkan bahwa pengaruh viral marketing dan fear of missing out (FoMO) tergolong kuat terhadap keputusan penggunaan jasa pada self photo studio Anxietive kota Pekanbaru.
No other version available