Text
INOVASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PROGRAM SIPENDUDUK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PEKANBARU
Perkembangan teknologi informasi menuntut perubahan cara kerja birokrasi menuju layanan yang lebih cepat, transparan, dan partisipatif. Salah satu bentuk respons terhadap tantangan tersebut adalah pengembangan inovasi pelayanan publik digital. Pemerintah Kota Pekanbaru, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, menginisiasi program SIPENDUDUK (Sistem Informasi Pelayanan Penduduk) untuk mendigitalisasi proses administrasi kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program SIPENDUDUK dari perspektif pengguna dan penyelenggara layanan, menganalisis faktor penghambatnya, serta menyusun strategi penguatan adopsi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semiterstruktur, observasi langsung, serta dokumentasi. Analisis menggunakan teori Diffusion of Innovations dari Everett M. Rogers yang mencakup lima atribut inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun SIPENDUDUK menawarkan kecepatan dan efisiensi, implementasinya masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi digital masyarakat, belum optimalnya kesiapan SDM, dan minimnya sosialisasi berbasis komunitas. Selain itu, ketergantungan pada layanan manual menunjukkan perlunya reposisi strategi pelayanan. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah daerah memperluas pendekatan edukatif, meningkatkan kompetensi petugas, serta membangun kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mempercepat transformasi layanan kependudukan digital secara inklusif dan berkelanjutan.
No other version available