Art Original
Dampak Program 15 Menit Membaca Terhadap Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak program 15 menit membaca terhadap budaya membaca siswa kelas V di SDN 023 Pandau Jaya Kec. Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Terdapat dua jenis sumber data, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Data primer berasal dari sumber informasi asli yang dikumpulkan langsung oleh peneliti melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru kelas dan siswa kelas V SDN 023 Pandau Jaya. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, dokumen pendukung, dan catatan yang relevan dengan penelitian. Peneliti menggunakan berbagai teknik dalam mengumpulkan data antara lain melalui, wawancara, observasi dan telaah dokumen dengan melibatkan subjek penelitian yang terdiri dari kepala sekolah, wali kelas VB dan siswa Kelas VB di Sekolah Dasar. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program 15 menit membaca memiliki dampak positif dan negatif terhadap budaya membaca siswa kelas V Sekolah Dasar, seperti dampak positif dapat mendorong budaya membaca dan dampak negatif dapat menjadikan membaca sebagai sebuah kewajiban bukan kebutuhan yang membuat siswa merasa tertekan akan kegiatan program 15 menit membaca yang dilakukan di Sekolah Dasar
No other version available