Text
Penerapan Manajemen Proyek Dengan Metode Pert Dan Cpm Pada Pembangunan Dermaga Desa Bandul Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau
Pelaksanaan sebuah proyek pembangunan pada umumnya memiliki batas waktu (deadline), artinya proyek harus diselesaikan sebelum atau tepat pada waktu yang telah ditentukan. Sehingga pelaksanaan proyek dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang telah direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jaringan kerja, menentukan rentang waktu ketidakpastian pada metode PERT untuk menyelesaikan proyek Pembangunan Dermaga Desa Bandul Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau serta membandingkan metode penjadwalan proyek menggunakan Analisa PERT dan CPM Penelitian ini berlokasi di kawasan pada proyek Pekerjaan Pembangunan Dermaga Desa Bandul Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode PERT (Program Evaluation and Review Technique) dan CPM (Critical Path Method). Pada kegiatan proyek ini terdapat 2 jenis pekerjaan yaitu pekerjaan persiapan dan struktur. Hasil penelitian menunjukan metode PERT dan metode CPM memiliki bentuk jaringan yang sama dengan menggunakan model AOA (Activity On Arrow). Hasil penelitian juga menunjukan bahwa dalam penelitian ini kedua metode yang digunakan memiliki lintasan kritis yang sama meliputi kegiatan mobilisasi, demobilisasi, pengadaan tiang pancang spun pile Ø 400, pemancangan tiang pancang spun pile Ø 400, pekerjaan detail besi siku L 60.60.6, pengadaan dan pemasangan karet fender, pengadaan dan pemasangan bolard dengan durasi 87 Hari. Perbandingan antar kegiatan dimana metode durasi CPM dan durasi PERT memiliki estimasi waktu yang tidak pasti sedangkan CPM memiliki estimasi waktu yang pasti. Selanjutnya PERT menggunakan tiga dugaan waktu sedangkan CPM menggunakan satu dugaan waktu. PERT memiliki pertimbangan yang lebih optimal dibandingkan CPM.
No other version available