Text
Kajian Pemilihan Supplier Beton Readymix Menurut Persepsi Kontraktor Kualifikasi Besar Di Kota Pekanbaru
Pekanbaru merupakan kota metropolitan yang mengalami peningkatan aktivitas di berbagai bidang, seperti di bidang konstruksi dan perusahaan beton readymix. Beton readymix adalah salah satu bahan bangunan yang sangat penting dalam dunia konstruksi, oleh karena itu dalam proyek konstruksi perlu memperhatikan supplier beton readymix yang akan menjadi pemasok. Pilihan supplier beton readymix dari beberapa perusahaan beton readymix yang ada di kota Pekanbaru menjadi pertimbangan bagi kontraktor untuk memilih supplier yang terbaik. Tujuan penelitian ini yaitu Menganalisis urutan prioritas kriteria dan sub kriteria dalam pemilihan supplier beton readymix menurut kontraktor. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode ini digunakan untuk pengambilan keputusan untuk memilih alternatif dari beberapa pilihan alternatif yang ada sehingga didapatkan alternatif terbaik. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa berdasarkan urutan bobot yang terbesar yaitu kualitas (0,307), harga (0,180), layanan (0,154), lokasi (0,111), pengiriman (0,104), sistem pembayaran (0,055), kemitraan (0,050), dan pengalaman perusahaan (0,038). Sedangkan untuk hasil penelitian dengan urutan prioritas sub kriteria tiap kriteria dalam pemilihan supplier beton readymix ini dihasilkan berdasarkan urutan bobot yang terbesar yaitu pada kriteria kualitas urutan sub kriterianya adalah kepantasan harga dengan kualitas (0,666), kemampuan memberikan diskon (0,181), dan biaya pengiriman (0,153),kemudian pada kriteria pengiriman dengan urutan sub kriteria ketepatan pengiriman (0,556), pengiriman sesuai jadwal kesepakatan (0,250), dan mampu menangani transportasi (0,194), pada kriteria layanan dengan urutan sub kriteria tanggung jawab (0,389), garansi (0,269), mudah dihubungi (0,162), cara menanggapi (0,096), dan informasi yang diberikan jelas (0,084), kemudian kriteria kualitas dengan urutan sub kriteria konsisten (0,601), kelengkapan (0,205), dan penyediaan tanpa cacat (0,194), pada kriteria kemitraan dengan urutan sub kriteria kejujuran (0,550), kepercayaan (0,357), dan hubungan kedekatan (0,093), dan pada kriteria pengalaman perusahaan dengan urutan sub kriteria kemampuan memenuhi jumlah pemesanan (0,480), kemampuan menjaga kesepakatan (0,304), dan riwayat (0,180).
No other version available