Text
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Baamboozle Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas IV SDN 14 Pekanbaru
Pemahaman kognitif siswa terhadap materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) masih tergolong rendah, yang menjadi salah satu permasalahan mendasar dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya keterlibatan aktif siswa, metode pembelajaran yang monoton, serta minimnya penggunaan media yang menarik dan interaktif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Baamboozle terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SDN 14 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimental dengan bentuk One Group Pretest and Posttest. Penelitian ini melibatkan sampel sebanyak 24 siswa dari kelas IV SDN 14 Pekanbaru. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui soal tes dengan tes pilihan ganda dianalisis dengan uji paired sample t-test dan regresi linier sederhana. Hasil paired sample t-test menunjukkan rata-rata pretest yaitu 63,08 dan posttest sebesar 80,92, Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan uji paired sample t- test, sig. p < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Analisis menggunakan uji regresilinier sederhana memperoleh nilai R Square sebesar 0,898 atau 89,8%. Model PBL berbantuan Baamboozle terbukti menjadi upaya yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar PKn, terutama di sekolah dasar. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi model pembelajaran PBL yang berfokus pada penyelesaian masalah nyata secara kolaboratif dengan media permainan edukatif Baamboozle yang interaktif dan menarik. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa guru-guru, khususnya di jenjang sekolah dasar, perlu mempertimbangkan penggunaan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif untuk meningkatkan keterlibatan serta pemahaman kognitif siswa terhadap materi PKn yang bersifat abstrak dan konseptual.
No other version available