Text
Analisa Pengaruh Variasi Putaran Terhadap Hasil Produksi Pada Mesin Pengiris Bawang Merah Berbasis Mikrokontroler Arduino dan Sensor Laser
Bawang merah (Allium ascalonicum L) merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang banyak di konsumsi manusia sebagai campuran bumbu masak setelah cabe. Proses pengirisan bawang merah masih banyak dilakukan secara manual, yang dapat menyebabkan kerugian waktu dan tenaga. Oleh karena itu, mesin pengiris bawang merah telah dikembangkan untuk mempermudah proses pengirisan. Mesin pengiris bawang merah memiliki beberapa parameter yang mempengaruhi hasil produksi, diantaranya daya motor, ketajaman pisau, penggunaa listrik, dan putaran mesin. Putaran mesin yang tidak stabil dapat menyebabkan hasil produksi yang tidak konsisten, seperti irisan yang tidak rata atau ukuran yang tidak seragam. Metode pengambilan data ini merupakan metode eksperimen dengan cara menjalankan alat tersebut untuk mendapatkan hasil dengan menvariasikan dua buah putaran yaitu dengan speed 60% dan 100%, serta mencatat hasil dari berupa Rpm,waktu,kapasitas,kualitas, dan efisiensi. Dari hasil pengujian maka didapatkan hasil irisan dengan speed 60% sebanyak 200 kg/jam, kualitas irisan yang didapatkan baik dengan efisiensi 99% Dan pada speed 100% sebanyak 263 kg/jam dengan efisiensi 95%, kualitas irisan yang didapatkan kurang baik.
No other version available