Text
EVALUASI PERFORMA GAS LIFT CONTINUOUS DAN DESAIN INTERMITTENT GAS LIFT OPTIMAL PADA SUMUR V MENGGUNAKAN SIMULASI PROSPER UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI
Peningkatan water cut dan berkurangnya pasokan gas associated pada sumur matang (mature well) seperti Sumur V di Lapangan VF menyebabkan penurunan efektivitas metode Continuous Gas Lift (CGL). Tantangan utamanya adalah tingginya konsumsi gas yang tidak sebanding dengan ketersediaannya, sehingga metode ini menjadi kurang efisien dan sulit dipertahankan. Penelitian ini difokuskan pada perbandingan kinerja CGL dengan desain Intermittent Gas Lift (IGL) yang lebih hemat energi, serta penerapan Electric Submersible Pump (ESP) sebagai metode pengangkatan buatan yang mampu memaksimalkan efisiensi produksi. Perancangan dilakukan menggunakan perangkat lunak PROSPER dengan memanfaatkan data aktual sumur, meliputi tekanan reservoir, water cut, gas-oil ratio (GOR), dan parameter teknis lainnya. Hasil simulasi menunjukkan bahwa IGL dapat mengurangi konsumsi gas secara signifikan, sedangkan ESP mampu menghasilkan laju fluida sebesar 12.628 BLPD dengan oil rate 1.620 BOPD tanpa memerlukan gas injeksi. Konfigurasi ESP terbaik menggunakan pompa REDA HN13500 dengan Pump Setting Depth (PSD) pada kedalaman 6.529 ft, Pump Intake Pressure sebesar 449 psi, jumlah 144 stages, serta motor 738 series Maximus berkapasitas 900 HP. Desain ini secara teknis memenuhi kebutuhan Total Dynamic Head dan target produksi, sekaligus menghilangkan ketergantungan terhadap suplai gas injeksi. Dengan demikian, konfigurasi ini menjadi pilihan paling tepat untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan potensi produksi Sumur V.
No other version available