Text
ANALISIS PEMANFAATAN FABA SEBAGAI BAHAN PENGISI (FILLER) TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC - WC)
Penggunaan bahan limbah industri sebagai bahan alternatif dalam konstruksi jalan semakin berkembang, salah satunya adalah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai bahan pengisi (filler) dalam campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC–WC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan FABA terhadap karakteristik campuran AC–WC serta membandingkan kinerjanya dengan campuran yang menggunakan filler konvensional (semen Portland). Metode yang digunakan adalah pengujian laboratorium dengan Marshall Test, termasuk pengujian stabilitas, flow, dan nilai volumetrik seperti VIM, VMA, dan VFA. Agregat yang digunakan berasal dari Tanjung Balai Karimun dan FABA diperoleh dari kawasan industri Kota Dumai. Campuran diuji dengan variasi kadar FABA sebesar 0%, 0,5%, 1,0%, dan 1,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan FABA sebagai filler dalam campuran AC–WC berpengaruh positif terhadap karakteristik Marshall. Pada kadar 0,5%, 1,0% dan 1,5% FABA mampu meningkatkan nilai stabilitas campuran AC – WC. Hasil penelitian ini menunjukkan kecenderungan semakin meningkat persentase penggunaan FABA maka semakin stabil perkerasan AC – WC. Campuran AC–WC dengan FABA menunjukkan kinerja yang sebanding dengan filler konvensional. Persentase peningkatan stabilitas tertinggi terdapat pada campuran dengan FABA 1,5%, stabilitas meningkat hingga 46,40% dari nilai campuran dengan filler konvensional (0% FABA). Hal ini membuktikan bahwa FABA dari kawasan industri Dumai layak digunakan sebagai alternatif filler yang ramah lingkungan dan ekonomis. Penerapan FABA sebagai filler dalam campuran AC – WC akan mampu mengurangi limbah sehingga kita dapat mencapai zero waste.
No other version available