Text
Gambaran tekanan teman sebaya pada remaja di sekolah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tekanan teman sebaya (peer pressure) pada remaja di sekolah serta melihat perbedaannya berdasarkan jenis kelamin dan usia. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 215 siswa SMP yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa skala tekanan teman sebaya yang telah dilakukan try out sebelum dilakukan penelitian. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja berada pada kategori tekanan teman sebaya tingkat sedang (43,3%) dan tinggi (24,7%). Aspek popularitas cenderung sedang (37,7%), sedangkan aspek konformitas berada pada kategori tinggi (46,0%). Uji perbedaan menunjukkan adanya perbedaan signifikan berdasarkan jenis kelamin, di mana siswa perempuan (Mean = 45,22) lebih tinggi tingkat tekanannya dibandingkan laki-laki (Mean = 42,96). Sementara itu, tidak ditemukan perbedaan signifikan berdasarkan usia, meskipun secara deskriptif remaja usia 14–15 tahun lebih banyak mengalami tekanan sedang hingga tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa tekanan teman sebaya merupakan bagian penting dalam dinamika sosial remaja, yang dapat berpengaruh positif maupun negatif terhadap perkembangan diri mereka. Oleh karena itu, diperlukan peran sekolah, guru, dan orang tua dalam memberikan pendampingan agar remaja mampu mengelola pengaruh teman sebaya secara bijak.
No other version available