Text
EVALUASI PERUBAHAN TEKANAN DALAM SISTEM JARINGAN PIPA MENGGUNAKAN SIMULASI SOFTWARE PIPESIM DI LAPANGAN X
Sistem jaringan pipa merupakan komponen penting dalam industri minyak dan gas bumi yang berfungsi mengalirkan fluida produksi dari sumur ke fasilitas pemisahan. Kinerja sistem dipengaruhi oleh distribusi tekanan, dimana penurunan tekanan (pressure drop) yang tinggi dapat menghambat aliran dan menurunkan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi tekanan, mengidentifikasi penyebab pressure drop, serta mengevaluasi optimasi sistem jaringan pipa di Lapangan X menggunakan simulasi software PIPESIM. Metode yang digunakan adalah simulasi aliran fluida multiphase dengan memodelkan jaringan pipa yang terdiri dari empat sumur produksi, yaitu Besar 1, Besar 3, Blue Line, dan West BGS 2, dengan total panjang sekitar 20,93 km. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kondisi basecase terjadi penurunan tekanan dari 76–130 psia di kepala sumur menjadi sekitar ±45 psia di separator. Pressure drop ini dipengaruhi oleh panjang pipa, diameter pipa, laju alir, serta sifat fluida yang didominasi air. Skenario optimasi dilakukan dengan variasi diameter pipa dan penambahan multiphase booster serta check valve. Hasilnya menunjukkan bahwa diameter 12 inch mampu menurunkan pressure drop, meningkatkan stabilitas aliran, dan efisiensi sistem. Penambahan booster dan valve juga meningkatkan tekanan dan menjaga kestabilan aliran. Dengan demikian, optimasi diameter pipa serta penambahan peralatan pendukung menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kinerja sistem jaringan pipa di Lapangan X. Kata kunci: Jaringan Pipa, Pressure Drop, PIPESIM, Multiphase Flow, Optimasi Diameter Pipa, Booster, Check Valve.
No other version available