Text
Peran Guru Dalam Mencegah Perilaku Bullying Siswa Kelas V Di SD Negeri 42 Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam mencegah perilaku bullying siswa kelas V di SD Negeri 42 Pekanbaru. Bullying merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi psikologis dan sosial siswa, serta menghambat proses pembelajaran. Dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, guru memiliki peran strategis yang mencakup sebagai fasilitator, pengelola pembelajaran, motivator, pembimbing, dan demonstrator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas V dan beberapa siswa kelas V yang terlibat dalam dinamika sosial kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peran guru sebagai fasilitator diwujudkan dengan menyediakan media dan kegiatan yang membangun kerja sama dan empati antar siswa; (2) Sebagai pengelola pembelajaran, guru menciptakan suasana kelas yang kondusif melalui pengaturan tempat duduk, pembentukan kelompok, serta penegakan disiplin; (3) Sebagai motivator, guru memberikan penguatan positif dan dorongan emosional agar siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk berperilaku baik; (4) Sebagai pembimbing, guru aktif memantau interaksi sosial siswa serta memberikan arahan saat terjadi konflik; dan (5) Sebagai demonstrator, guru menjadi teladan dalam bersikap adil, santun, dan menghargai perbedaan. Kesimpulannya, kelima peran guru tersebut berkontribusi secara signifikan dalam mencegah dan mengurangi perilaku bullying di lingkungan sekolah dasar.
No other version available