Text
Pengaruh Penambahan Sumur Infill Terhadap Pressure Drop Pada Sistem Jaringan Pipa Lapangan X Menggunakan Software Pipesim
Pengembangan lapangan minyak dan gas melalui pengeboran infill well umumnya diterapkan untuk meningkatkan produksi dan memperbaiki efisiensi pengurasan reservoir. Namun, penambahan sumur sisipan dapat memengaruhi kinerja fasilitas produksi permukaan secara signifikan, terutama pada sistem jaringan pipa, akibat peningkatan laju alir dan kehilangan tekanan. Desain pipa yang tidak memadai dapat menyebabkan pressure drop yang berlebihan, inefisiensi aliran, serta potensi masalah operasional seperti backflow. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan sumur sisipan terhadap penurunan tekanan di dalam sistem jaringan pipa pada Lapangan X menggunakan perangkat lunak simulasi PIPESIM. Analisis difokuskan pada evaluasi profil tekanan, distribusi kehilangan tekanan, serta kapasitas jaringan pipa yang ada dalam mengakomodasi tambahan laju produksi dari sumur-sumur sisipan tersebut. Metode penelitian berbasis simulasi diterapkan dengan membangun model jaringan permukaan di PIPESIM menggunakan data aktual lapangan, termasuk geometri pipa, sifat fisik fluida, dan data produksi. Beberapa skenario disimulasikan, yang terdiri dari kondisi eksisting dan kondisi setelah penambahan sumur sisipan. Hasil simulasi diharapkan dapat mengidentifikasi perubahan distribusi tekanan dan penurunan tekanan di sepanjang jaringan pipa yang disebabkan oleh sumur sisipan. Lebih lanjut, studi ini memberikan rekomendasi teknis untuk optimasi sistem jaringan pipa, seperti penyesuaian diameter pipa atau modifikasi konfigurasi jaringan, guna memastikan operasional produksi yang andal dan efisien. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan fasilitas permukaan serta berkontribusi dalam meningkatkan kinerja produksi tanpa menimbulkan kendala operasional.
No other version available