Text
Agroindustri Dan Strategi Pengembangan Usaha Kerupuk Kulit Sapi Mak Kaling Di Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru
Usaha kerupuk kulit sapi Mak Kaling merupakan salah satu usaha agroindustri yang telah berkembang dengan cukup baik dan sudah beroperasi lama sejak tahun 2006 hingga saat ini. Namun pengembangan usaha pada usaha kerupuk kulit Mak Kaling masih memerlukan strategi yang tepat agar mampu menjaga keberlangsungan dan meningkatkan daya saing usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Karakteristik pengusaha dan profil usaha agroindustri kerupuk kulit sapi Mak Kaling di Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. (2.) Analisis usaha agroindustri kerupuk kulit sapi Mak Kaling di Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. (3) Strategi pengembangan pada usaha agroindustri kerupuk kulit sapi Mak Kaling di Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan Oktober sampai Maret. Metode yang digunakan survey pada usaha kerupuk kulit sapi mak kaling Di Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Data yang digunakan primer dan sekunder hasil penelitian menunjukkan bahwa pengusaha berusia rata-rata 32 tahun, tingkat pendidikan SMA (11 tahun), memiliki pengalaman usaha selama 8 tahun, dan menanggung dua anggota keluarga. Total biaya produksi per periode mencapai Rp3.224.534 dengan output 48,50 kg kerupuk kulit sapi yang dijual seharga Rp150.000/kg, menghasilkan pendapatan kotor Rp7.275.000 dan pendapatan bersih Rp 4.050.466. Rasio efisiensi usaha sebesar 2,25 menunjukkan usaha ini layak dan menguntungkan, dengan nilai tambah Rp 67.271 per kilogram. Analisis SWOT menghasilkan skor faktor internal (kekuatan = 2,58; kelemahan = 0,49; total = 3,07) dan eksternal (peluang = 2,37; ancaman = 0,59; total = 2,96), yang menempatkan usaha pada kuadran I (strategi SO). Strategi prioritas yang direkomendasikan adalah mempertahankan kualitas produk dan memperkuat pemasaran melalui digital marketing serta menjalin kemitraan untuk memperluas jaringan distribusi, dengan skor STAS tertinggi sebesar 6,82. Dengan demikian, usaha kerupuk kulit sapi Mak Kaling memiliki potensi berkelanjutan asalkan didukung oleh manajemen usaha yang lebih modern dan pemanfaatan teknologi digital.
No other version available