Text
Strategi Pemasaran Sayuran Hidroponik Pada Usaha Kandis Green Farm Di Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru
Strategi Pemasaran Sayuran Hidroponik Pada Usaha Kandis Green Farm di Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. Bimbingan Assoc. Prof. Dr. Ir. Septina Elida M.Si. Peluang bisnis usaha sayuran hidroponik sangat menjanjikan, terutama bagi pemenuhan pangan dan gizi Masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis 1) Karakteristik pelaku usaha dan profil usaha 2) Biaya produksi, produksi, pendapatan dan efesiensi usaha 3) faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran sayuran hidroponik 4) Strategi pemasaran usaha sayuran hidroponik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dimulai bulan April - September 2025. Menggunakan analisis internal SAP, eksternal ETOP, dan SWOT. Responden berjumlah 5 orang (Pemilik dan Tenaga kerja). Data dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Karakteristik umur pelaku usaha 32 tahun, umur tenaga kerja rata-rata 25 tahun, lama Pendidikan rata-rata 12-16 tahun, pengalaman berusaha rata-rata 0-15 tahun, dan tanggungan keluarga rata-rata 1-6 jiwa. Profil usaha kandis Green Farm berdiri pada tahun 2022 dengan skala usaha kecil di lahan seluas 20 x 30 m2 , sumber modal berasal dari pihak investasi ketiga, tenaga kerja berjumlah 4 orang. Media tanam dan sarana produksi lainnya. Sumber modal yang digunakan berasal dari investasi pihak ketiga dan pemasaran sayuran hidroponik, 2) Biaya produksi dikeluarkan sebanyak Rp 38.174.427/PP terdiri dari biaya variabel Rp 36.778.212/PP dan biaya tetap Rp 1.396.215/PP, Produksi yang dihasilkan terdiri dari pakcoy, selada, caisim dan kailan berjumlah 6.286 pack/PP, pendapatan kotor diperoleh Rp 45.945.000/PP dan pendapatan bersih Rp 7.770.573/PP, dan efisiensi usaha (RCR) diperoleh 1,20 (> 1), yang artinya efisien dan layak untuk diusahakan. 3) Faktor internal SAP pada posisi persaingan unggul (dominant) dan faktor eksternal ETOP pada posisi bisnis ideal dan usaha dewasa, dengan tingkat ancaman relatif rendah sehingga tingkat sangat gawat cenderung kecil. 4) Hasil analisis SWOT terletak pada kuadran I yaitu strategi SO, dan rumusan strategi berada pada posisi invest (I) yaitu menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang usaha. Berdasarkan analisis SAP, ETOP dan SWOT usaha Kandis Green Farm diperoleh strategi usaha yang satu tujuan dan sama-sama menguntungkan.
No other version available