Text
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN KERUPUK KULIT SAPI 26 RANDA DI KELURAHAN SIMPANG TIGA KECAMATAN BUKIT RAYA KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU
Kerupuk kulit sapi merupakan salah satu makanan ringan khas Indonesia yang digemari masyarakat sebagai camilan. Tingginya minat konsumen terhadap produk ini menjadikan kualitas produk dan atribut-atributnya sebagai faktor penting dalam menentukan tingkat kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi karakteristik pengusaha, tenaga kerja, konsumen, serta profil usaha Kerupuk Kulit Sapi 26 Randa di Kelurahan Simpang Tiga; (2) menganalisis proses pengambilan keputusan pembelian oleh konsumen; (3) mengukur tingkat kepuasan konsumen; dan (4) merumuskan strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Analisis data menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satifaction Index (CSI). Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling terhadap 70 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia konsumen adalah 37 tahun, mayoritas berjenis kelamin perempuan, berpendidikan SMA, serta berprofesi sebagai ibu rumah tangga, dengan pendapatan bulanan berkisar antara Rp2.500.000–Rp5.000.000. Sebagian besar responden telah menikah dan memiliki 0–2 tanggungan. Sementara itu, pengusaha berusia 53 tahun, dan tenaga kerja berusia 65 dan 70 tahun, seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dengan tingkat pendidikan SD. Pendapatan pengusaha mencapai Rp16.000.000 per bulan, sedangkan tenaga kerja sebesar Rp3.000.000, selanjutnya, dalam proses pengambilan keputusan pembelian, konsumen cenderung mempertimbangkan rasa dan situasi saat pembelian. Berdasarkan analisis Importance Performance Analysis (IPA) terdapat 1 atribut prioritas utama yaitu penataan dan kemasan kerupuk kulit dan atribut yang harus di pertahankan adalah rasa, aroma, warna, kesesuaian harga, lokasi, kebersihan, keramahan, kejujuran takaran, kualitas, dan kecepatan pelayanan. Customer Satisfaction Index (CSI) terdapat 5 atribut yang kurang memuaskan yaitu variasi ukuran kemasan, diskon harga, media dan intensitas promosi, penataan dan kemasan kerupuk. Strategi pemasaran penataan dan kemasan memperbaiki tempat penataan agar tampilannya lebih rapi dan uprage kemasan seperti memasang label agar menarik pembeli dan meningkatkan kualitas produk secara konsisten dengan penyesuaian harga untuk ukuran kemasan produk, memberikan potongan harga, serta optimalisasi promosi melalui media sosial.
No other version available