Text
PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI 2 SUNGAI KANAN SAMPEAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dampak literasi digital pada berpikir kritis siswa di SMP Negeri 2 Sungai Kanan Sampean. Dasar penelitian ini berasal dari fenomena minimnya kemampuan berpikir kritis di kalangan pelajar, yang terlihat dari sikap siswa yang mengalami kesulitan menganalisis, menilai, menyimpulkan secara logis, serta cenderung bergantung pada cara tidak pantas seperti menjiplak dan meniru jawaban teman. Literasi digital dianggap sebagai elemen kunci pembentuk berpikir kritis pada siswa. Pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional diterapkan dalam penelitian ini. Populasi mencakup semua siswa kelas VIII berjumlah 55 orang, dan keseluruhan populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dengan 15 butir per variabel. Uji validitas serta reliabilitas menyatakan semua butir angket valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha literasi digital = 0,847 dan berpikir kritis = 0,849). Analisis data mengindikasikan tingkat literasi digital siswa berada di kategori “sangat baik” dengan persentase 82%, sementara berpikir kritis juga “sangat baik” sebesar 84%. Berdasarkan uji regresi linear sederhana, nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dengan koefisien determinasi (R²) 0,496 atau 49,6%, menandakan literasi digital secara signifikan memengaruhi berpikir kritis siswa dengan kekuatan pengaruh sedang. Sebagian 50,4% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar variabel penelitian. Oleh karena itu, literasi digital terbukti berpengaruh signifikan terhadap berpikir kritis siswa. Temuan ini menyiratkan pentingnya penguatan literasi digital untuk membentuk kemampuan berpikir kritis siswa secara optimal. Kata Kunci: Literasi Digital, Berpikir Kritis
No other version available