Text
Hubungan Antara Self-Compassion Dengan Joy Of Missing Out Pada Mahasiswa
Fenomena penggunaan media sosial yang tinggi pada mahasiswa sering menimbulkan tekanan sosial, seperti fear of missing out (FOMO), sehingga diperlukan kemampuan adaptif seperti self-compassion untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah 396 mahasiswa Universitas Islam Riau yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Self-Compassion Scale (SCS) dan Joy of Missing Out Survey (JOMOS). Hasil analisis menggunakan korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-compassion dengan joy of missing out (r = 0,269; p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-compassion, maka semakin tinggi kecenderungan individu untuk merasakan joy of missing out. Dengan demikian, self compassion berperan dalam membantu mahasiswa mengembangkan respons psikologis yang lebih adaptif terhadap tekanan sosial dan penggunaan media digital.
No other version available