Text
Hubungan Perbandingan Sosial dengan Rasa Iri pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial di Universitas Islam Riau
Maraknya penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa membuka peluang besar terjadinya perbandingan sosial, yang berpotensi memunculkan rasa iri terhadap pencapaian orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perbandingan sosial dan rasa iri pada mahasiswa pengguna media sosial di Universitas Islam Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif pengguna media sosial dari seluruh fakultas di Universitas Islam Riau, dengan jumlah sampel sebanyak 395 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua instrumen, yaitu Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM) yang disusun oleh Gibbons dan Buunk dan telah di adaptasi untuk mengukur perbandingan sosial, serta Benign and Malicious Envy Scale (BeMaS) yang disusun oleh Lange dan Crusius untuk mengukur rasa iri. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Spearman (Spearman rank-order correlation). Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,606, yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan dan tergolong kuat antara perbandingan sosial dan rasa iri. Artinya, semakin tinggi kecenderungan mahasiswa melakukan perbandingan sosial di media sosial, semakin tinggi pula rasa iri yang dirasakan, dan sebaliknya. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program psikoedukasi mengenai literasi media sosial dan regulasi emosi bagi mahasiswa.
No other version available