Text
Gambaran Digital Well-Being Pada Generasi Z
Perkembangan teknologi digital yang pesat menjadikan Generasi Z sebagai kelompok yang sangat dekat dengan penggunaan internet, media sosial, dan berbagai perangkat digital dalam kehidupan sehari-hari. Tingginya intensitas penggunaan teknologi dapat memberikan manfaat, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif seperti digital fatigue, kecemasan, dan ketergantungan digital. Oleh karena itu, Digital Well-Being menjadi aspek penting untuk memahami kemampuan individu dalam menggunakan teknologi secara sehat dan seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Digital Well- Being pada Generasi Z di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 384 responden Generasi Z yang berdomisili di Kota Pekanbaru, merupakan pengguna aktif media sosial, dan sesuai kriteria penelitian berada pada rentang usia 17-29 tahun dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Digital Well-Being Scale (DWBS). Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan bantuan IBM SPSS Statistics 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat Digital Well-Being pada kategori tinggi, sebesar (45,8%). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar Generasi Z telah mampu menggunakan teknologi digital secara cukup baik dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari, meskipun masih diperlukan kemampuan regulasi diri agar terhindar dari dampak negatif penggunaan teknologi yang berlebihan.
No other version available