Text
Analisis Learning Obstacle Pada Materi Fungsi Komposisi Kelas XI Di Sekolah Menengah Kejuruan
Siswa masih mengalami berbagai kesulitan dalam memahami materi fungsi komposisi yang mengidikasikan adanya learning obstacle. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan learning obstacle yang dialami siswa kelas XI SMK pada materi fungsi komposisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Didactical Design Research (DDR) yang difokuskan pada tahap analisis situasi didaktis. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas XI Busana 3 SMK Negeri 3 Pekanbaru. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami empat jenis learning obstacle, yaitu epistemological obstacle, didactical obstacle, ontogenic obstacle konseptual, dan ontogenic obstacle instrumental. Epistemological obstacle merupakan hambatan yang paling dominan dengan 43 kemunculan, diikuti didactical obstacle sebanyak 28 kemunculan, ontogenic obstacle konseptual sebanyak 27 kemunculan, dan ontogenic obstacle instrumental sebanyak 14 kemunculan. Hambatan tersebut ditunjukkan oleh kesulitan siswa dalam memahami konsep fungsi dan fungsi komposisi, menerapkan konsep pada berbagai bentuk soal, serta menyusun prosedur penyelesaian secara sistematis. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih menekankan pemahaman konsep dan penggunaan konteks yang bermakna untuk meminimalkan learning obstacle siswa.
No other version available