Text
Strategi Komunikasi Badan Amil Zakat Nasional Kota Pekanbaru Dalam Melaksanakan Program Pekanbaru Makmur
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami bagaimana proses komunikasi organisasi yang terjadi dalam pelaksanaan Program Pekanbaru Makmur di Bdan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari pimpinan, staf pada bagian pendistribusian, serta tim survei di Badan Amil Zakat Naional Kota Pekanbaru. Hasil penelitian dianalisis menggunakan Teori Informasi Organisasi Karl Weick yang meliputi lingkungan informasi organisasi, enactment (penafsiran informasi), seleksi strategi komunikasi, retensi, dan pengurangan ketidakpastian. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa lingkungan informasi organisasi diperoleh melalui kondisi sosial ekonomi masyarakat, pengajuan bantuan, informasi dari RT, masjid, masyarakat sekitar, serta survei lapangan. Dalam tahap enactment, BAZNAS melakukan verifikasi data melalui pengecekan administrasi dan survei langsung untuk memastikan keakuratan informasi mustahik. Pada tahap seleksi strategi komunikasi, BAZNAS mengunakan komunikasi berjenjang melalui HUMAS, UPZ, media sosial, dan komunikasi langsung dengan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami masyarakat. Selanjutnya, pada tahap retensi, BAZNAS menyimpan data dan pengalaman program melalui laporan pertanggungjawaban (LPJ), sistem SIMBA, serta arsip hardcopy sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran organisasi. Pada tahap pengurangan ketidakpastian, BAZNAS melakukan koordinasi, evaluasi lapangan, komunikasi internal, serta penggunaan teknologi komunikasi untuk mendukung keberhasilan program.
No other version available