ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PELAKSANAAN PEMBAGIAN HARTA WARIS SEBELUM PEWARIS MENINGGAL DUNIA PADA MASYARAKAT SUKU JAWA DI DESA SUNGAI JUNJANGAN KECAMATAN BATANG TUAKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR BERDASARKAN KOMPILASI HUKUM ISLAM
Bookmark Share

Text

PELAKSANAAN PEMBAGIAN HARTA WARIS SEBELUM PEWARIS MENINGGAL DUNIA PADA MASYARAKAT SUKU JAWA DI DESA SUNGAI JUNJANGAN KECAMATAN BATANG TUAKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR BERDASARKAN KOMPILASI HUKUM ISLAM

MUHAMMAD ARIS SAPUTRA - Personal Name; Anton Afrizal Candra - Personal Name;

Salah satu fenomena kebiasaan masyarakat suku Jawa di Desa Sungai Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, yaitu membagikan harta waris kepada anak-anaknya semasa orang tua masih hidup. Kebiasaan ini oleh warga setempat kerap disebut sebagai "warisan", padahal secara hukum Islam kewarisan baru berlaku setelah pewaris wafat, sehingga muncul persoalan mengenai kesesuaiannya dengan Kompilasi Hukum Islam. Rumusan masalah penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembagian harta waris sebelum pewaris meninggal dunia dan bagaimana kesesuaian pelaksanaan pembagian harta waris sebelum pewaris meninggal dunia pada masyarakat Suku Jawa di Desa Sungai Junjangan dengan ketentuan Kompilasi Hukum Islam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis atau yuridis empiris yang bersifat deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner terhadap masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan perangkat desa di Desa Sungai Junjangan, lalu dianalisis secara kualitatif dengan metode penarikan kesimpulan yaitu metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian harta dilakukan atas keputusan orang tua sendiri melalui musyawarah keluarga, tanpa melibatkan tokoh agama, tokoh adat, maupun perangkat desa, bertujuan menjaga keharmonisan keluarga dan mencegah sengketa di kemudian hari. Ditinjau dari Kompilasi Hukum Islam, khususnya Pasal 171, praktik ini tidak sesuai dengan ketentuan Kompilasi Hukum Islam dan belum dapat dikategorikan sebagai warisan karena kewarisan baru timbul setelah pewaris meninggal dunia.


Availability
#
Ilmu Hukum (fakultas Hukum) Hukum 346.05 Ari P
ETD6907II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 346.05 Ari P
Language
Indonesia
NPM
221010300
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Kompilasi Hukum Islam
Pembagian Harta Waris
Desa Sungai Junjangan
Other Information
Petugas
Andini Putri
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?