Text
peranan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayaan publik di desa pasir kelampaian kecamatan sungai lala kabupaten indragiri hulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Pasir Kelampaian Kecamataan Sungai Lala Kabupaten Indragiri Hulu. Indikator penilaian peran yang dipergunakan meliputi stabilisator, innovator, modernisator dan pelopor. Tipe penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu suatu penelitian yang diambil dari fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan cara deskripsi dalam bentuk argumentasi sesuai pada data lapangan. Jenis dan sumber data dalam penelitian ini data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan fokus penelitian ini peran pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Pasir Kelampaian Kecamataan Sungai Lala Kabupaten Indragiri Hulu. Terdapat dua kelompok key informan dan informan yaitu key informan berjumlah 1 orang dan informan yang berjumlah 25 orang. Teknik sampling yang dipergunakan dalam menetapkan individu sampel (key informan dan informan) ini adalah menggunakan purposive sampling, yakni dengan pertimbangan bahwa informan yang ditunjuk mengetahui serta memahami masalah dan tujuan penelitian. Jenis dan teknik pengumpulan data wawancara serta data teknik observasi. Sementara teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan keterangan-keterangan secara kualitatif dan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang diwawancarai kepada key informan dan informan mengenai peranan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Pasir Kelampaian Kecamatan Sungai Lala Kabupaten Indragiri Hulu belum terlaksana secara optimal. Banyak kelemahan dari pemerintah desa dalam membantu dan menyelenggarakan pelaayanan publik secara yaitu: perbaikan komunikasi, kejelasan informasi, dan koordinasi antarpetugas agar pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif, pemerintah dan masyarakat masih kurang aktif dalam menilai kesalahan yang terjadi selama pelayanan publik.
No other version available