Text
Strategi City Branding Pemerintah Daerah Rokan Hilir Dalam Mempromosikan Event Pariwisata Nasional Bakar Tongkang
Pariwisata budaya menjadi strategi penting dalam memperkuat identitas dan daya saing daerah. Kabupaten Rokan Hilir memiliki Event Pariwisata Nasional Bakar Tongkang sebagai tradisi budaya masyarakat Tionghoa Bagansiapiapi yang bernilai sejarah, ritual, dan ekonomi. Namun, promosi event ini masih menghadapi kendala pada media digital, fasilitas wisata, parkir, kebersihan, penginapan, UMKM, dan pelestarian nilai budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi city branding Pemerintah Daerah Rokan Hilir dalam mempromosikan Bakar Tongkang serta menganalisis peran media digital dalam meningkatkan popularitas event. Penelitian ini menggunakan teori City Branding Strategic Kavaratzis 2021 dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi city branding dilakukan melalui penguatan identitas budaya, promosi event, koordinasi kelembagaan, pelibatan masyarakat, dan dukungan UMKM. Media digital sudah digunakan melalui media sosial dan kerja sama dengan content creator, tetapi belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bakar Tongkang perlu dikelola sebagai ikon utama city branding Rokan Hilir melalui promosi digital terpadu, peningkatan fasilitas, penataan UMKM, pengelolaan kebersihan, dan perlindungan nilai budaya. Pemerintah Rokan Hilir perlu menyusun peta jalan city branding, sedangkan Dinas Pariwisata perlu membuat kalender konten, informasi wisata, standar event, dan promosi multibahasa.
No other version available