Text
IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DINAMIS TERINTEGRASI (SRIKANDI) SEBAGAI UPAYA DIGITALISASI KEARSIPAN PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) sebagai upaya digitalisasi kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru serta mengetahui faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian terdiri dari Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Kearsipan, Arsiparis, Admin/Operator SRIKANDI, pegawai pengguna aplikasi, serta perwakilan perangkat daerah pengguna SRIKANDI. Analisis penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang terdiri dari empat indikator, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi SRIKANDI sebagai upaya digitalisasi kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru telah berjalan dengan baik. Dari aspek komunikasi, informasi mengenai penggunaan aplikasi disampaikan melalui sosialisasi, pembinaan, pendampingan, dan grup komunikasi digital. Dari aspek sumber daya, telah tersedia sumber daya manusia berupa admin, operator, tenaga IT, dan pengguna serta sarana pendukung berupa perangkat komputer dan jaringan internet. Dari aspek disposisi, pelaksana menunjukkan komitmen dan sikap positif dalam menggunakan SRIKANDI serta memberikan respons terhadap kendala yang muncul selama penggunaan aplikasi. Dari aspek struktur birokrasi, telah terdapat pembagian tugas, kewenangan, SOP, dan koordinasi dalam pelaksanaan persuratan serta pengelolaan arsip digital. Meskipun demikian, implementasi SRIKANDI masih menghadapi beberapa faktor penghambat, yaitu kendala jaringan internet yang dapat mengganggu akses aplikasi serta kendala OTP tidak valid yang memerlukan penanganan dan koordinasi dari admin/operator. Dengan demikian, implementasi SRIKANDI telah mendukung proses digitalisasi kearsipan, meskipun masih diperlukan upaya penanganan terhadap kendala teknis agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih optimal.
No other version available