Text
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN PERAN DI KELOMPOK B DI TK NURUL HIDAYAH DUSUN PEMATANG JAUH LENGGADAI HULU KECAMATAN RIMBA MELINTANG KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berbicara anak usia dini di Kelompok B TK Nurul Hidayah. Sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam memperkenalkan diri, menjawab pertanyaan sederhana, berbicara menggunakan kalimat sederhana, menggunakan kosakata yang sesuai, berinteraksi dengan teman, menceritakan kembali pengalaman, serta menyampaikan ide dan perasaan secara lisan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini melalui kegiatan bermain peran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 14 anak Kelompok B yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 7 anak perempuan di TK Nurul Hidayah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan rumus persentase untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain peran dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Pada tahap pra siklus, rata-rata kemampuan berbicara anak sebesar 37% dengan kategori Belum Berkembang (BB). Pada Siklus I meningkat menjadi 53% dengan kategori Mulai Berkembang (MB), kemudian pada Siklus II meningkat menjadi 83% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Pada pertemuan terakhir Siklus II, kemampuan berbicara anak mencapai 88% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Peningkatan terjadi pada seluruh indikator yang diamati, yaitu kemampuan memperkenalkan diri sesuai peran, menjawab pertanyaan sederhana saat bermain peran, berbicara menggunakan kalimat sederhana sesuai peran, menggunakan kosakata yang sesuai dengan profesi, berinteraksi dan berbicara dengan teman, menceritakan kembali peran atau kegiatan yang dilakukan, serta menyampaikan ide atau perasaan selama bermain peran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain peran efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini di Kelompok B TK Nurul Hidayah.
No other version available