Text
Pengaruh Metode Storytelling Terhadap Perkembangan Bahasa Ekspresif Berbicara Anak Usia 5-6 tahun di TK IT Bunayya Pekanbaru
Bahasa ekspresif merupakan kemampuan anak untuk menyampaikan gagasan, keinginan, dan perasaan secara verbal, yang berkembang secara bertahap sesuai dengan karakteristik dan tahapan perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode Storytelling terhadap perkembangan bahasa ekspresif berbicara anak usia 5–6 tahun di TK IT Bunayya Pekanbaru. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan desain pre-experimental one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini berjumlah 17 anak kelompok B6 (Al-Alim). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji normalitas dan uji hipotesis paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 10,29 meningkat menjadi 18,41 pada posttest. Hasil uji normalitas memperoleh nilai signifikan pretest 0,117 dan posttest 0,213, sehingga penelitian ini berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, metode Storytelling berpengaruh signifikan terhadap perkembangan bahasa ekspresif berbicara anak usia 5–6 tahun di TK IT Bunayya Pekanbaru.
No other version available