Text
PERAN GURU DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK AUTISME DI TK INKLUSI PEKANBARU
Anak autisme memiliki gangguan dalam tiga aspek utama yaitu perilaku, interaksi sosial, komunikasi dan bahasa. Anak autis mememerlukan pendampingan yang khusus dan guru memiliki peran dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak atisme di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam perkembangan sosial emosional anak autisme di TK Inklusi dan pelaksanaan penelitian ini dilakukan di TK Bhakti Ibu dan RA Al-Kautsar Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan utama pada penelitian ini adalah guru yang mendampingi anak autisme dan informan pendukung adalah kepala sekolah. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam perkembangan sosial emosional anak autisme. Terdiri dari sebagai pembimbing, guru memberikan arahan dan pendampingan kepada anak. Sebagai fasilitator, guru menyediakan lingkungan belajar yang inklusif sesuai dengan kebutuhan anak dan mendukung interaksi sosial anak. Sebagai pengasuh, guru memberikan perhatian, kasih sayang, rasa aman dan nyaman serta memperhatikan kesehatan anak. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan dan penguatan postif terhadap perkembangan anak. Peran sebagai pembimbing merupakan peran yang paling sering dilakukan guru dalam mendukung perkembangan sosial emosional anak autisme.
No other version available