Text
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI MEDIA PERMAINAN BALOK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKN PEMBINA 02 TAPUNG HULU DESA SENAMA NENEK KECAMATAN TAPUNG HULU KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Rendahnya kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun di TKN Pembina 02 Tapung Hulu dapat terlihat dari masih banyaknya anak yang mengalami kesulitan dalam mengenal bentuk geometri, mengelompokkan benda berdasarkan ukuran dan bentuk, menghitung jumlah benda, serta memecahkan masalah sederhana. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, salah satunya melalui media permainan balok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media permainan balok serta meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun di TKN Pembina 02 Tapung Hulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media permainan balok dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Pada kondisi awal (pra siklus), kemampuan kognitif anak mencapai 30%. Setelah dilakukan tindakan pada Siklus I meningkat menjadi 55%, dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 82%. Peningkatan tersebut terlihat dari kemampuan anak dalam mengenal bentuk geometri, mengelompokkan benda berdasarkan bentuk dan ukuran, menghitung jumlah benda, serta memecahkan masalah sederhana melalui kegiatan bermain balok. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media permainan balok dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun di TKN Pembina 02 Tapung Hulu. Oleh karena itu, media permainan balok dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini.
No other version available