Text
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN FINGER PAINTING ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TKIT SABILUL HAQ KOTA SOLOK SUMATERA BARAT
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak Kelompok B di TKIT Sabilul Haq Kota Solok. Sebagian anak masih mengalami kesulitan dalam koordinasi mata dan tangan, kelenturan jari, ketepatan gerakan, kerapian hasil karya, dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan finger painting. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing dua pertemuan, dengan subjek 15 anak Kelompok B yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan setelah diterapkan kegiatan finger painting. Pada pra-siklus, rata-rata kemampuan motorik halus anak mencapai 35,33%. Pada Siklus I meningkat menjadi 48,67%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 72,66% pada Pertemuan 1 dan 88,88% pada Pertemuan 2. Rata-rata capaian Siklus II mencapai 80,66% dan telah memenuhi indikator keberhasilan penelitian. Peningkatan terlihat pada seluruh indikator, yaitu koordinasi mata dan tangan, kelenturan jari tangan, ketepatan gerakan, kerapian hasil karya, dan kemandirian. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan finger painting dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak Kelompok B TKIT Sabilul Haq Kota Solok dan dapat digunakan sebagai kegiatan pembelajaran yang menarik untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini
No other version available