Text
UPAYA PENINGKATAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL SETATAK PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK LILLAH PEKANBARU
Kemampuan motorik kasar merupakan salah satu aspek perkembangan fisik yang penting untuk dikembangkan pada anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan mengoordinasikan gerakan tubuh, menjaga keseimbangan, kelincahan, serta kekuatan otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar melalui permainan tradisional setatak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional setatak dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan menjaga keseimbangan, melompat dengan satu kaki, mengoordinasikan gerakan tubuh, serta bergerak dengan lincah dan terarah. Rata-rata persentase kemampuan motorik kasar anak pada tahap pra siklus sebesar 34% dengan kategori Belum Berkembang (BB), kemudian meningkat menjadi 58% dengan kategori Mulai Berkembang (MB) setelah tindakan siklus I, dan meningkat lagi menjadi 85% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) setelah tindakan siklus II. Dengan demikian, permainan tradisional setatak efektif digunakan sebagai salah satu strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini karena memberikan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.
No other version available