Text
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Melipat Kertas Origami Di TK Negeri Bunguran Tengah Kabupaten Natuna Provinsi Riau
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun (Kelompok B) di TK Negeri Bunguran Tengah, yang terlihat dari kekakuan otot jari tangan dan kurangnya koordinasi mata serta tangan anak saat memanipulasi objek. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui penerapan metode demonstrasi dengan kegiatan melipat kertas origami. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B usia 5-6 tahun di TK Negeri Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna. Data kemampuan motorik halus anak dikumpulkan melalui instrumen observasi langsung (unjuk kerja) yang mengukur enam indikator operasional: kemampuan memperhatikan contoh lipatan, mengikuti langkah pelipatan, menyamakan bentuk lipatan, kesesuaian hasil bentuk, kerapian menekan lipatan menggunakan ujung jari, dan ketepatan mengatur posisi kertas secara simetris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan melipat origami dengan variasi bentuk yang bertahap (pesawat terbang, rumah, bunga tulip, dan kepala hewan) dapat menstimulasi kelenturan otot jari dan konsentrasi anak secara signifikan. Terjadi peningkatan persentase ketuntasan klasikal kemampuan motorik halus anak dari pra-tindakan, Siklus I, hingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan pada akhir Siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan melipat kertas origami efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Bunguran Tengah.
No other version available