Text
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Bermain Balok Berwarna Di TK Bina Cipta Desa Sungai Gondang Kecamatan Kandis Kabupaten Siak Provinsi Riau
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal warna anak usia 5–6 tahun di TK Bina Cipta. Sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam mengenali, membedakan, dan menyebutkan warna dengan benar. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, salah satunya melalui kegiatan bermain balok berwarna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan bermain balok berwarna di TK Bina Cipta. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 14 anak Kelompok B yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan anak. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase pencapaian kemampuan mengenal warna anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal warna anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada tahap pra siklus diperoleh persentase rata rata sebesar 39% dengan kategori Belum Berkembang (BB). Setelah diberikan tindakan pada Siklus I melalui kegiatan bermain balok berwarna, persentase meningkat menjadi 56% dengan kategori Mulai Berkembang (MB). Selanjutnya pada Siklus II, persentase meningkat menjadi 82% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil tersebut telah melampaui indikator keberhasilan penelitian yang ditetapkan sebesar 75%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain balok berwarna efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal warna anak usia 5–6 tahun di TK Bina Cipta.
No other version available