Text
Hubungan Penguasaan Nahwu Terhadap Kemampuan Maharah Qiroah Santri Mts Pondok Pesantren Ibnu Jarir Bangkinang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi siswa tingkat menengah di MTs Pondok Pesantren Ibnu Jarir Bangkinang terkait kemampuan Maharah Qiroah (Keterampilan Membaca) yang diduga dipengaruhi oleh belum optimalnya Penguasaan Nahwu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Penguasaan Nahwu dan kemampuan Maharah Qiroah (Keterampilan Membaca) pada siswa tingkat menengah di MTs Pondok Pesantren Ibnu Jarir Bangkinang. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan pendekatan hubungan (korelasi); sampel penelitian berjumlah 60 siswa ditentukan berdasarkan rumus Slovin, dan instrumen pengumpulan data berupa tes Penguasaan Nahwu dan Maharah Qiroah (Keterampilan Membaca), serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan kuat antara Penguasaan Nahwu dan kemampuan Maharah Qiroah (Keterampilan Membaca) pada siswa tingkat menengah di MTs Pondok Pesantren Ibnu Jarir Bangkinang sebesar 0,726, yang diklasifikasikan sebagai kuat. Adapun kekuatan hubungan sebesar 0,527, yang berarti Penguasaan Nahwu berkontribusi sebesar 52,70% terhadap kemampuan Maharah Qiroah (Keterampilan Membaca). Keberadaan hubungan antara Penguasaan Nahwu dan kemampuan Maharah Qiroah (Keterampilan Membaca) pada siswa tingkat menengah telah terverifikasi dan diterima dalam penelitian ini.
No other version available