Text
EVALUASI SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION DALAM PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA DUMAI
Pelayanan perizinan berusaha berbasis Online Single Submission (OSS) merupakan bentuk transformasi digital dalam pelayanan publik yang bertujuan menyederhanakan proses perizinan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendukung kemudahan berusaha. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan berbagai kendala yang memengaruhi efektivitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem Online Single Submission (OSS) dalam pelayanan perizinan berusaha di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Dumai serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Kepala DPMPTSP Kota Dumai, Kepala Bidang Pelayanan dan Pengaduan, serta tiga orang pelaku usaha. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan teori yang digunakan adalah teori evaluasi kebijakan William N. Dunn (2003) yang meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem OSS di DPMPTSP Kota Dumai telah berjalan dengan baik, namun belum sepenuhnya optimal. OSS mampu mempermudah proses perizinan, menghemat waktu dan biaya, menyediakan layanan perizinan yang lebih terintegrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala, yaitu gangguan sistem OSS dan jaringan internet, rendahnya literasi digital pelaku usaha, keterbatasan sosialisasi dan pendampingan, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana teknologi informasi, serta perubahan regulasi dan pembaruan sistem OSS. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan infrastruktur teknologi, kapasitas sumber daya manusia, sosialisasi kepada pelaku usaha, serta penguatan koordinasi antarinstansi untuk mengoptimalkan implementasi OSS.
No other version available