Text
Pengembangan KapasitasPemerintah Kelurahan dari Perangkat Daerah Menjadi Perangkat Kecamatan(Studi Kasus pada Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru
Pertimbangan yang mendasari penelitian ini bahwa masih terbatasnya kapasitas Pemerintah Kelurahan Tanjung Rhu setelah menjadi perangkat kecamatan, padahal kelurahan dituntut untuk melahirkan karakter efficiency, effectiveness dan responsiveness didalam pelayanan bagi masyarakat. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengembangan kapasitas pemerintah Kelurahan Tanjung Rhu setelah menjadi perangkat kecamatan setelah sebelumnya menjadi perangkat daerah. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori menurut UNDP (2012) sebagai pisau analisis yaitu ada 3 (Tiga) indikator pengembangan kapasitas yaitu level individu/sumber daya manusia; level organisasi dan level sistem. Dengan instrument pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumen yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas pada Pemerintah kelurahan Tanjung Rhu belum berjalan dengan baik pada beberapa sub indikator level, dapat dilihat bahwa masih kurangnya pelatihan bagi para pegawai, prasarana yang masih kurang memadai dan kemampuan policy capacity serta kemampuan implementation authority yang belum berkembang dengan baik. Namun untuk struktur organisasi, etos kerja, pengambilan keputusan dan kemampuan operational efficiency untuk memberikan pelayanan umum secara efektif dan efisien semakin meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
No other version available