Text
Optimalisasi Usaha Agroindustri Berbahan Dasar Ikan pada Kelompok Pengolah dan Pemasaran(poklahsar) Serana Hidup di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau
Optimalisasi Usaha Agroindustri Berbahan Dasar Ikan pada Kelompok Pengolah dan Pemasaran (Poklahsar) Serana Hidup di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Penelitian ini dibimbing oleh Prof. Dr. H. Detri Karya, SE, M.A dan Dr. Ir. Saipul Bahri, M.Ec Poklahsar Serana Hidup merupakan salah satu kelompok pengolah dan pemasaran yang bergerak dalam agroindustri berbahan dasar ikan. Poklahsar Serana Hidup memiliki beberapa masalah atau kendala dalam perencanaan produksi. Masalahmasalah tersebut adalah keterbatasan modal, bahan baku serta jam tenaga kerja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis: 1) karakteristik anggota kelompok dan profil usaha agroindustri berbahan dasar ikan, 2) analisis usaha agroindustri, 3) optimalisasi produksi dan 4) upaya peningkatan usaha agroindustri. Penelitian menggunakan metode survei dengan sampel pelaku usaha agroindustri berbahan dasar ikan dengan metode sensus. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan linier programming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan karakteristik anggota kelompok, umur anggota sebagian besar berada pada usia produktif. Tingkat pendidikan anggota didominasi SMP dengan jumlah anggota keluarga sebagian besar berjumlah lebih dari 4 orang dengan pengalaman usaha lebih dari 11 tahun. Poklahsar Serana Hidup merupakan usaha kelompok dengan skala kecil dengan produk olahan berupa kerupuk ikan, terasi, udang kering, ikan asin dan ikan asap. Produksi terbesar adalah terasi yaitu 195 kg dan produksi terendah adalah udang kering yaitu 140 kg. Nilai efisiensi usaha terbesar adalah udang kering yaitu dengan RCR sebesar 2,99 dan terendah adalah kerupuk ikan yaitu 1,61. Rasio nilai tambah terbesar adalah kerupuk ikan (58,93%) dan terendah adalah ikan asin (30,69. Keuntungan yang dihasilkan dari hasil optimalisasi adalah sebesar Rp 56.153.760,- Selisih keuntungan optimal dengan aktual adalah sebesar 8,59%. Poklahsar Serana Hidup diharapkan dapat memberi pelatihan usaha, sanitasi hygiene, menggunakan label pangan dan kemasan yang aman, mengatur stok bahan baku dan bahan penunjang selain itu memanfaatkan tenaga IT dan mencatat administrasi keuangan dengan lebih rapi serta meregenerasi anggota yang sudah tidak produktif.
No other version available