Text
Penerapan Nilai-Nilai Kearifan Lokal di Sekolah dasar Negeri 17 Pekanbaru
Penerapan Nilai Kearifan Lokal Di Sekolah Dasar Negeri 17 Pekanbaru Denisa Novri Yulanda [email protected] ABSTRAK Di SDN 17 Pekanbaru telah menerapkan nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran disekolah diharapkan siswa memiliki pemahaman terhadap kearifan lokalnya sendiri, sehingga menimbulkan kecintaan terhadap budayanya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai-nilai kearifan lokal di Sekolah Dasar Negeri 17 Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini naratif kualitatif. Sumber data ada dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer dan sekunder melibatkan kepada empat orang guru, empat orang siswa dan satu orang kepala sekolah yang dianggap mampu untuk memberikan pernyataan dan penguatan untuk keperluan penelitian ini. Teknik dan instrument pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Triangulasi sumber yang digunakan yaitu terkait kepada empat guru, empat siswa serta dokumen-dokumen. Triangulasi teknik dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan & verifikasi. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Nilai-nilai kearifan lokal di SDN 17 Pekanbaru sudah berjalan dengan baik. Adapun nilai-nilai kearifan lokal yang sudah diterapkan guru kepada siswa baik didalam kelas maupun diluar kelas yaitu (a) Cinta kepada tuhan yang maha esa; (b) Tanggungjawab; (c) Disiplin; (d) Mandiri; (e) Percaya Diri; (f) Kreatif; (g) Kerja Keras; (h) Pantang Menyerah; (i) Baik dan Rendah Hati; (j) Toleransi; (k) Cinta Damai; (l) Persatuan. (2) Kendala guru dalam menerapka nilai-nilai kearifan lokal dari 12 nilainilai kearifan lokal hanya 2 nilai yang mengalami kendala dalam penerapan. Adapun nilai-nilai tersebut ialah percaya diri dan kreatif. Dari keseluruhan siswa masih ada sebagian siswa yang masih memiliki rasa kurang percaya diri dan tidak kreatif. Tanpa dipungkiri guru tetap menerapkan nilai-nilai kearifan lokal semaksimal mungkin kepada siswa.
No other version available