Text
Aanalisis Koefisien Produktifitas Tenaga Kerja pada Pekerjaan Pembesian Kolom (Studi Kasus Proyek Pembangunan Fisik CWR 02 Gedung c Utc)
Produktivitas memerlukan tenaga kerja sebagai salah satu faktor yang menentukan kualitas dan keberhasilan suatu pekerjaan. Peningkatan produktivitas sangat berkaitan dengan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan juga secara langsung dapat mempengaruhi besarnya biaya yang dibutuhkan. Produktivitas tidak lepas dari penggunaan tenaga kerja yang merupakan salah satu faktor penting di dalam mengukur kinerja suatu pekerja industri konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung besar nilai koefisien produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pembesian kolom pada proyek pembangunan Fisik CWR -02 Gedung C UTC, mengetahui perbandingan koefisien produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pembesian kolom di lapangan dan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan pada proyek pembangunan Fisik CWR -02 Gedung C UTC, menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif. Pengolahan data menggunakan bantuan perangkat lunak komputer dalam penulisan berupa Microsoft Word, pengolahan data penelitian berupa angka dengan perangkat lunak Microsoft Excel. Dari hasil analisa penelitian dapat diketahui nilai koefisien produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pembesian kolom pada proyek pembangunan Fisik CWR -02 Gedung C UTC adalah mandor sebesar 0,0038, kepala tukang sebesar 0,0057, tukang besi sebesar 0,0280, dan pekerja sebesar 0,0636. Perbandingan koefisien produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pembesian kolom di lapangan dan Standar Nasional Indonesia (SNI) adalah untuk koefisien mandor dilapangan lebih kecil dari koefisien mandor pada SNI (0,0038 < 0,004). Koefisien kepala tukang dilapangan lebih kecil dari koefisien kepala tukang pada SNI (0,0057 < 0,007). Koefisien tukang besi dilapangan lebih kecil dari koefisien tukang besi pada SNI (0,0280 < 0,070). Koefisien pekerja dilapangan lebih kecil dari koefisien pekerja pada SNI (0,0636 < 0,070).
No other version available