Text
Pengaruh Penambahan Serbuk Besi Sebagai Bahan Aditif Pada Beton Perkerasan Rigid
Dalam setiap pembangunan konstruksi yang menggunakan beton bertulang, seringkali kegiatan tersebut menyisakan sampah konstruksi berupa sisa potongan besi yang tidak dapat digunakan. Material besi ini tidak dapat digunakan dan menjadi limbah konstruksi (waste material). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaat serbuk besi sebagai bahan tambah pada beton terhadap kuat lentur beton, serta menerapkan konsep packing density yang sudah diterapkan pada beton UHPC. Metode penelitian yang dilaksanakan adalah studi eksperimental. Dimulai dari pengujian material, perancangan campuran, pembuatan campuran beton sampai dengan uji kuat lentur beton, yang telah dilaksanakan di Laboratorium Divisi Teknik PT. Lutvindo Wijaya Perkasa Pekanbaru. Analisa penelitian ini dilakukan dengan membandingkan hasil uji kuat lentur antara beton normal dengan beberapa variasi beton yang ditambahkan serbuk besi. Dari penelitian ini didapatkan hasil uji kuat lentur beton yang ditambahkan serbuk besi sebanyak 3% memiliki nilai kuat lentur tertinggi diantara campuran beton lainnya, yaitu dengan kuat lentur rata – rata sebesar 5,447 Mpa. Sehingga dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan penambahan serbuk besi optimum adalah sebesar 3%. Penambahan serbuk besi dapat menjadi salah satu bentuk pengaplikasian konsep packing density nano teknologi yang telah di terapkan pada beton UHPC, untuk mendapatkan kepadatan maksimum pada beton dan meningkatkan kekuatan beton. Disarankan juga untuk memvariasikan ukuran serbuk besi pada penelitian selanjutnya agar dapat diketahui ukuran serbuk besi yang optimal untuk dapat dijadikan bahan aditif.
No other version available