Text
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan pada Pelaksanaan Proyek Pembangunan Konstruksi(Studi Kasus :Masjid Alhusna Pekanbaru)
Keterlambatan pada proyek konstruksi sering terjadi dan menyebabkan waktu penyelesaian proyek mundur dari jadwal yang telah ditetapkan. Salah satunya pada Proyek Pembangunan Masjid Al-Husna Pekanbaru yang mengalami keterlambatan pada beberapa pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pekerjaan yang mengalami keterlambatan dan menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan tersebut. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Masjid Al-Husna Pekanbaru. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan wawancara kepada pihak terkait proyek. Data sekunder berupa data time schedule rencana dan realisasi juga dikumpulkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Fault Tree Analysis. Selain FTA dilakukan pula analisis kuantitatif berupa uji validitas dan reliabilitas data kuesioner menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan yang mengalami keterlambatan adalah Pekerjaan Pondasi, Pekerjaan Tangga, dan Pekerjaan Pemasangan Kaca. Faktor penyebab keterlambatan pada proyek Pembangunan Masjid Al-Husna Pekanbaru terdiri dari 7 variabel yaitu Faktor Situasi (X1) dengan koefisien sebesar 0,751 atau 75,1%. Faktor Manajerial (X2) dengan koefisien sebesar 0,860 atau 86%. Faktor Penjadwalan (X3) dengan koefisien 0,763 atau 76,3%. Faktor Material (X4) dengan koefisien sebesar 0,818 atau 81,1%. Faktor Peralatan (X5) dengan koefisien sebesar 0,722 atau 72,2%. Faktor Tenaga Kerja (X6) dengan koefisien sebesar 0,771 atau 77,7%. Faktor Pengendalian Proyek (X7) dengan koefisien sebesar 0,742 atau 74,2%.
No other version available