Penelitian ini mengevaluasi potensi penggunaan pasir pantai Pulau Batam sebagai bahan campuran agregat halus Asphalt Concrete–Wearing Course (AC?WC) untuk menjawab keterbatasan pasokan pasir sungai dan mendukung pemanfaatan sumber daya lokal di Kepulauan Riau. Berdasarkan tinjauan literatur dan kondisi lokal, penelitian akan menguji sifat fisik dan mekanik campuran sesuai Spesifikasi Umum Bin…
Penyediaan infrastruktur jalan raya yang andal di Provinsi Kepulauan Riau saat ini menghadapi kendala serius akibat keterbatasan ketersediaan agregat batu pecah konvensional lokal. Kondisi geografis wilayah yang terdiri dari gugusan pulau memicu tingginya biaya logistik maritim untuk mendatangkan material dari luar daerah, sehingga berdampak pada pembengkakan anggaran konstruksi. Guna mengatasi…
Pemanfaatan material alternatif dalam campuran perkerasan jalan diperlukan seiring dengan terbatasnya ketersediaan agregat halus berupa pasir serta meningkatnya biaya material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan agregat halus fosil kayu sebagai pengganti sebagian agregat halus pada campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) terhadap karakteristik Marshall. Metode …
Material yang sering digunakan sebagai agregat kasar dalam campuran perkerasan lentur adalah batu pecah. Namun, saat ini harga batu pecah relatif mahal dan persediaannya terbatas. Oleh karena itu, peneliti mencoba menggunakan jenis agregat kasar lainnya, yaitu agregat fosil kayu sebagai pengganti agregat kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan agregat fosil kayu ter…
Bahan campuran AC-BC biasanya terdiri dari agregat kasar, agregat halus, bahan pengisi (filler), dan aspal. penggunaan agregat alam sebagai bahan utama dalam campuran aspal secara terus-menerus dapat menyebabkan berkurangnya sumber daya alam. Di beberapa wilayah bahkan menghadapi keterbatasan agregat berkualitas tinggi sehingga diperlukan upaya inovasi untuk mencari bahan alternatif yang dapat …
Pulau Siantan adalah lokasi Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Anambas yang mempunyai kandungan deposit agregat batuan yang cukup banyak. Potensi besar tersebut sampai sekarang belum dimanfaatkan secara baik dan optimal dalam pembangunan jalan terutama sebagai material penyusun lapis fondasi agregat Kelas A. Lapis fondasi agregat Kelas A merupakan lapisan dalam struktur perkerasan jalan yang berfungs…
ix ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN MATERIAL DARI QUARRY BANGKINANG DENGAN PANGKALAN TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC – WC) ABSTRAK Penggunaan Agregat untuk aspal harus memenuhi syarat abrasi agregat untuk aspal beton (AC-WC) adalah maksimum 40% setelah diperiksa dengan mesin Los Angeles pada 500 putaran. Umumnya Asphalt Mixing Plant (AMP) yang berada diseki…
Hal yang mendasari penelitian ini adalah pentingnya pemanfaatan material lokal untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang efisien dan berkualitas, mengingat agregat halus (pasir) merupakan komponen utama dalam campuran beton yang sangat mempengaruhi mutu dan kekuatannya sedangkan tujuan dari penelitian adalah untuk melakukan analisa pengaruh propertis dan jenis pasir dari tiga wilayah ya…
Berdasarkan permasalahan suhu lingkungan yang terjadi dilapangan, banyaknya hambatan dalam waktu pengecoran karena suhu lingkungan yang tinggi sehingga adanya kekhawatiran beton yang cepat kering dan workability beton berkurang. Hal ini bisa menghambat pekerjaan di lapangan karena beton yang sudah mulai kering akan susah untuk dipadatkan dan dapat menyebabkan rongga-rongga pada beton yang bisa …
Agregat kasar merupakan salah satu utama dalam komposisi pada campuran perkerasan lentur. Dimana memiliki peran yang sangat penting dan sebagian besar material agregat kasar merupakan hasil alam. Agregat kasar yang digunakan juga harus terdiri dari batuan pecah yang telah dibersihkan, terdapat berbagai bahan yang dapat digunakan sebagai agregat kasar, oleh karena itu perlu adannya inovasi d…