Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Collaborative Governance dalam penanganan anak korban kekerasan di Kota Pekanbaru serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan enam informan yang terdiri dari DP3APM melalui UP…
Penelitian ini mengangkat permasalahan lingkungan yang ada di provinsi Riau, seperti permasalahan Karhutla, Defortasi, dan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Collaborative Governance dalam program Green Policing oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Program Green Policing merupakan inisiatif strategis untuk mengintegrasikan …
Penyalahgunaan narkotika pada kalangan remaja di Kabupaten Bengkalis merupakan permasalahan serius yang dipengaruhi oleh letak geografis wilayah yang strategis di jalur Selat Malaka. Kondisi ini menuntut penanganan yang tidak hanya bersifat sektoral, tetapi melalui pendekatan collaborative governance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan collaborative governance dalam upaya p…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam pelayanan perizinan di Provinsi Riau. Masalah utama ditandai oleh rendahnya partisipasi pelaku usaha, keterbatasan waktu operasional akibat efisiensi anggaran, serta belum optimalnya sosialisasi mengenai program jemput bola tersebut. Penelitian ini menggunakan meto…
Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan di masyarakat indonesia, termasuk di daerah kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Collaborative Governace dalam penanganan penyakit menular Tuberkulosis oleh Dinas Kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir dengan menggunakan model Collaborative Governance yang di …
Pelayanan kesehatan bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama keterbatasan sumber daya aparatur, sarana pelayanan, dan kapasitas kelembagaan. Kondisi tersebut menuntut adanya kerja sama lintas sektor sebagai upaya pemenuhan hak kesehatan warga binaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Collaborative Governance dalam layana…
Kawasan Hutan Kota Pekanbaru merupakan ruang terbuka hijau strategis yang memiliki fungsi ekologis, sosial, dan estetika bagi masyarakat perkotaan. Namun, dalam praktiknya kawasan ini masih menghadapi berbagai permasalahan, terutama terkait peran stakeholder yang belum teridentifikasi secara jelas serta kurang optimalnya koordinasi antar lembaga. Kondisi tersebut menyebabkan lemahnya pengawasan…
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui collaborative governance dalam upaya mengatur pernikahan dini atau usia dini di Kecamatan Rambah Hilir Kabuapeten Rokan Hulu. Dengan masih ditemukan masih adanya praktik pernikahan dini di Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu mendorong pemerintah untuk melakukan upaya bersama atau berkolaborasi guna untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam pe…
ujuan penelitian ini adalah menganalisis tentang Collaborative Governance Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Pekanbaru Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru. Dengan mengunakan pendekatan kualitatif, Berbagai elemen yang mempengaruhi kerja sama antar sektor pemerintah dan sektor swasta serta masyarakat lokal diidentifikasi dalam peneliti…
Pengelolaan parkir yang efektif dan efisien menjadi tantangan utama di banyak kota, termasuk Kota Pekanbaru, seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan dan keterbatasan ruang. Kolaborasi antar pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, pihak swasta, masyarakat, dan petugas lapangan menjadi sangat penting untuk menciptakan sistem parkir yang tertib, transparan, dan berkelanjutan. Peneliti…