Regulasi diri dalam belajar merupakan kemampuan siswa dalam merencanakan, mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri untuk mencapai tujuan akademik. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan regulasi diri dalam belajar adalah manajemen waktu, karena kemampuan mengelola waktu secara efektif membantu siswa mengatur prioritas, menyelesaikan tugas tepat waktu, s…
Remaja Generasi Z menghadapi berbagai tantangan dalam proses belajar akibat pesatnya perkembangan teknologi digital yang memudahkan akses informasi, namun juga meningkatkan distraksi serta kebiasaan menunda tugas. Kondisi tersebut menuntut remaja memiliki kemandirian belajar agar mampu mengatur proses belajar, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap tugas akademiknya. Salah satu fak…
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara perbandingan sosial dengan konsep diri akademik pada mahasiswa Universitas Islam Riau. Konsep diri akademik yang rendah dapat menurunkan motivasi dan keterlibatan belajar mahasiswa, sementara perbandingan sosial diduga menjadi salah satu faktor eksternal yang berperan dalam pembentukannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif d…
Kepercayaan diri rendah pada remaja terlihat dari perilaku pasif selama pembelajaran, enggan menyampaikan pendapat, dan menghindari tampil di depan umum. Hal ini dapat menghambat potensi akademik serta menimbulkan kecemasan, penilaian negatif terhadap diri sendiri, dan keraguan dalam menghadapi tekanan. Rasa percaya diri yang realistis terhadap kemampuan diri sangat diperlukan agar remaja tidak…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran citra diri pada mahasiswi pengguna make up. Penggunaan make up tidak hanya berfungsi untuk mempercantik penampilan, tetapi juga berkaitan dengan cara individu memandang dan menilai dirinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian berjumlah dua orang mahasiswi pengguna make up yang dipilih…
Mahasiswa menghadapi berbagai tuntutan akademik yang dapat menimbulkan stres. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa memiliki resiliensi akademik agar mampu bertahan, beradaptasi, dan bangkit ketika menghadapi berbagai kesulitan selama proses perkuliahan. Salah satu faktor psikologis yang diduga berhubungan dengan resiliensi akademik adalah belas kasih diri (self-compassion), yaitu kemampuan indiv…
Impulsivitas merupakan kecenderungan bertindak cepat tanpa mempertimbangkan konsekuensi dan berkaitan dengan perilaku menyimpang pada remaja. Penelitian ini bertujuan menggambarkan impulsivitas pada Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Abiseka Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang diperkaya dengan wawancara kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 12 pe…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah anak dengan Autisme Spectrum Disorder (ASD) di Indonesia yang memerlukan pendampingan komunikasi secara intensif dan personal. Anak autis menghadapi hambatan utama dalam komunikasi, interaksi sosial, dan regulasi emosi yang dapat menghambat perkembangan kematangan diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementa…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterbukaan diri dengan penyesuaian diri pada mahasiswa tahun pertama. Masa transisi menuju perguruan tinggi yang penuh tantangan akademis dan sosial sering menimbulkan tekanan emosional, sehingga diperlukan kemampuan adaptif seperti keterbukaan diri untuk mengatasinya. Subjek penelitian adalah 439 mahasiswa Universitas Islam Riau yang d…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna penggunaan fitur streak TikTok dalam hubungan relasi pertemanan di kalangan mahasiswa Universitas Islam Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman informan dalam menggunakan fitur tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan serta didukung dengan observasi non p…