Faktor terpenting dalam suatu operasi pemboran adalah lumpur pemboran. Permasalahan yang sering kali muncul dalam operasi pemboran adalah pada saat pengsirkulasian lumpur pemboran. Pada saat proses sirkulasi, terdapat beberapa permasalahan, salah satunya : Lost circulation. Untuk menanggulangi permasalahan ini, maka perlu diberikan lost circulation material pada lumpur yang akan disirkulasikan …
UJI PENGARUH PENAMBAHAN NANOSILIKA PADA LUMPUR WATER BASE MUD TERHADAP RHEOLOGY DAN FILTRATION LOSS LUMPUR PEMBORAN ERIKSON NPM : 193210707 ABSTRAK Kunci keberhasilan penyelesaian operasi pemboran terletak pada lumpur pemboran yang dipilih dan dirancang dengan baik. Karakteristik lumpur pemboran khususnya sifat rheology, harus selalu dikontrol agar dapat berhasil melaksanakan tugasnya. Nanopart…
Penyemenan memiliki peran krusial sebagai pelindung casing dari berbagai masalah serta berfungsi mengisolasi hidrokarbon yang terdapat di lapisan zona produktif. Kegagalan dalam penyemenan dapat berakibat pada kerugian signifikan, baik dari segi material, biaya, maupun waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas kombinasi arang aktif tempurung kelapa dan dolomit terhadap filtration l…
Penentuan campuran bubur semen yang tidak tepat dan tidak sesuai adalah salah satu problem yang sering terjadi pada perencanaan kegiatan penyemenan. Penyebab dari kegagalan penyemenan salah satunya kehilangan cairan dari suspensi semen ke dalam formasi permeable (filtration loss). Selain itu thickening time yang tidak tepat menyebabkan annulus tidak terisi penuh dan mengakibatkan semen mengeras…
Lumpur pemboran merupakan salah satu parameter penting pada operasi pemboran dan harus di design sesuai dengan kondisi sumur dan standar API agar proses pemboran tidak mengalami kegagalan. Beberapa additive seperti karbon aktif ditambahkan ke dalam lumpur pemboran untuk mengatasi filtration loss karena karbon aktif memliki kontrol yang baik untuk filtration loss dan rheology lumpur pemboran. Li…
Dalam kegiatan pemboran, lumpur pemboran merupakan salah satu parameter penting yang dapat berpengaruh terhadap suatu keberhasilan kegiatan pemboran. Permasalahan pada tidak efektifnya pengangkatan cutting dan hilangnya fluida lumpur kedalam formasi merupakan hal yang penting untuk dievaluasi dalam meningkatkan efesiensi pembersihan lubang sumur, sehingga sifat rheology fluida pemboran harus se…
Sebuah jaringan komputer yang handal tidak hanya terbatas pada kecanggihan perangkat yang tersedia atau koneksi yang dibangun antar unit, tetapi lebih kepada layanan yang dapat memberikan kepuasan kepada penggunanya. Koneksi jaringan yang buruk pastinya akan menggagu proses kegiatan tersebut. Penerapan Quality of Service adalah metode pengukuran yang di gunakan untuk menentukan seberapa baik ku…
Salah satu masalah yang terjadi dan sangat dihindari pada saat operasi pemboran migas adalah filtration loss. Additive yang biasa dan sering digunakan untuk menanggulangi filtration loss saat ini adalah Carboxymethil Cellulose (CMC) industri dimana CMC industri harganya relatif mahal sehingga perlu dilakukan penelitian menggunakan bahan alternatif atau bahan alami agar lebih ekonomis. Bahan alt…
Tujuan utama dalam operasi pemboran migas adalah bagaimana pemboran tersebut dapat mencapai kedalaman akhir yang direncanakan tanpa adanya error. Hal ini berkaitan dengan masalah umum yang dihadapi dalam lumpur pengeboran, khususnya kurangnya viskositas lumpur, yang menyebabkan ketidak mampuan lumpur untuk mengangkat cutting dan hilangnya cairan ke dalam batuan dikenal sebagai (filtration loss)…
Lumpur pemboran merupakan komponen penting dalam proses pemboran, seperti melindungi formasi produksi, mengontrol tekanan formasi, membantu stabilitas dalam formasi dan membersihkan dasar borehole. Untuk menghindari permasalahan yang terjadi dalam proses pemboran, maka jenis lumpur pemboran yang digunakan harus sesuai dengan kondisi formasi, misalnya jenis lumpur pemboran KCl polymer, biasa dig…