Tanah merupakan material yang tersusun dari agregat (butiran) mineral-mineral padat yang tidak tersementasi (terikat secara kimia) satu sama lain dan dari bahan-bahan organik yang telah melapuk (berpatikel padat) disertai dengan zat cair dan gas yang mengisi ruang-ruang kosong di antara partikel padat tersebut. Tanah Lempung yang digunakan diambil di daerah kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbar…
Pertumbuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia sangat pesat terutama pembangunan jalan dan perumahan. Kualitas jalan dan lahan perumahan akan baik apabila didukung oleh kondisi tanah dasar yang baik. Untuk memastikan daya dukung yang optimal, tanah lempung yang digunakan diambil dari Jl. Siak II, Kawasan Masjid Raya Provinsi Riau, Pekanbaru yang memiliki permasalahan pada kuat daya duku…
Tanah lempung digolongkan sebagai tanah lunak yang memiliki daya dukung rendah dengan kuat tekan yang rendah. Akibatnya terjadi kerusakan karena penurunan tidak seragam, termasuk pada daerah Danau Buatan, Kota Pekanbaru, Riau terdapat banyak sekali jalan yang rusak dan berlubang. Untuk itu diperlukan stabilisasi tanah dengan menggunakan campuran garam (NaCl) dan zeolit. Penelitian ini bertujuan…
Stabilisasi tanah adalah proses untuk memperbaiki tanah dasar dengan menambahkan material lain atau secara mekanis untuk memenuhi persyaratan kekuatan dan durability tanah untuk pekerjaan jalan, (PUPR, 2010). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik tanah asli, nilai kepadatan tanah setelah distabilisasi, nilai UCS tanah setelah distabilisasi, dan pengaruh rendaman terhadap nilai…
Pekerjaan konstruksi salah satunya perkerasan jalan raya di atas tanah lempung sering mengalami permasalahan, keretakan pada permukaan jalan dan kelongsoran pada badan jalan akibat daya dukung tanah rendah. Salah satu parameter yang menjadi tolak ukur dalam penentuan kemampuan tanah dalam pembuatan sarana transportasi sebagai jalan yaitu nilai daya dukung tanah atau yang sering di sebut den…