Sumur DM-23 Lapangan X merupakan sumur yang memiliki laju produksi 48 BOPD dengan permeabilitas kecil yaitu mencapai 8,4 mD, porositas 22.5% dan suhu reservoir 140oF. Untuk meningkatkan nilai permeabilitas tersebut dapat diperoleh dengan kegiatan hydraulic fracturing. Keberhasilan hydraulic fracturing dapat dilihat dari parameter nilai Fracture Conductivity Dimensionless (FCD) dan Fold of Incre…
Dalam upaya memenuhi kebutuhan energi khususnya minyak dan gas, produksi oil and gas dari reservoir konventional tidak saja cukup, melainkan dibutuhkannya support dari produksi unconventional reservoir. Salah satu produk dari unconventional reservoir yakni natural gas. Adapun fokus dari penelitian yakni tentang shale gas, shale gas merupakan jenis natural gas yang dihasilkan dari shale gas rese…
ydraulic fracturing merupakan salah satu teknik stimulasi sumur yang dilakukan pada industri minyak dan gas bumi untuk meningkatkan produksi dengan menciptakan retakan di dalam formasi batuan. Stimulasi hydraulic fracturing dilakukan pada sumur RH1, RH2, dan RH3 permsalahan masing masing sumur dari segi permeabilitas dan laju produksi. Evaluasi hasil stimulasi Hydraulic fracturing pada sumur X …
Sumur M memiliki permeabilitas yang sangat kecil yaitu 0,05 md dikarenakan formasi pada sumur ini berupa shale dimana membutuhkan cara khusus untuk mulai memproduksinya. Dan salah satu stimulusnya yaitu hydraulic fracturing (HF). Untuk mempermudah produksi minyak dan gas yang terperangkap pada formasi sumur M maka dilakukan HF. Perencanaan hydraulic fracturing pada sumur akan dilaksanakan mengg…
Penelitian ini dilakukan untuk melihat peningkatan perolehan gas dengan menggunakan metode multi stage hydraulic fracturing pada shale reservoir. Metode multi stage hydraulic fracturing bertujuan untuk meningkatkan jumlah produksi dengan membuat celah/rekahan yang pada formasi dengan permeabilitas dan porositas yang sangat rendah pada shale gas reservoir. Salah satu hal penting dalam membua…
Prediksi produksi gas total dari tahun 2022 sampai tahun 2031 sebesar 9.4 BCF. Hasil perhitungan keekonomian berdasarkan kontrak cost recovery diperoleh NPV contractor sebesar $75,831.76 M; IRR sebesar 24.38%; POT sebesar 1.98 tahun; dan PI sebesar 1.39. Sedangkan kontrak gross split, diperoleh NPV contractor $161,746.99 M; IRR 31.60%; POT sebesar 2.01 tahun; dan PI sebesar 1.83. Dengan indikat…