Hydraulic fracturing merupakan metode stimulasi reservoir yang digunakan untuk meningkatkan laju produksi minyak dan gas bumi dengan cara menciptakan rekahan pada formasi batuan. Proppant berfungsi menjaga agar rekahan tetap terbuka, sehingga fluida hidrokarbon dapat mengalir secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisik dan kimia pasir kuarsa asal Menaming, Ka…
Hydraulic fracturing merupakan teknik untuk meningkatkan produksi minyak dan gas dengan memanfaatkan proppant sebagai material penyangga rekahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pasir kuarsa dari Petapahan Jaya, Kabupaten Kampar, sebagai proppant alami dan resin-coated sesuai standar API 19C. Pasir kuarsa diuji melalui serangkaian parameter, yaitu roundness, sphericity, bulk densi…
Proppant merupakan salah satu parameter penting dalam keberhasilan proses hydraulic fracturing di industri perminyakan. Terdapat dua jenis proppant utama, yaitu proppant alami dan proppant keramik, yang harus memenuhi standar API 19C, termasuk parameter seperti Roundness & Sphericity, Acid Solubility, Bulk Density, Turbidity, dan Crush Resistance. Proppant alami memiliki biaya lebih rendah namu…